Yakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkanYakin dan dapatkan

Minggu, 06 September 2009

Islam Transformatif

Islam Transformatif

Mirza Sulfari

Mengawali pembahasan mengenai islam transformatif, saya mengawalinya dengan arti dari islam transformatif. Sebenarnya apa itu islam transformatif? Dan hubungan islam transformatif dengan realitas sosial? Bagi saya islam transformatif merupakan suatu langkah dimana islam suatu agama yang tidak hanya berbicara mengenai hubungan transendental antara manusia dengan tuhannya tetapi islam sebuah agama yang berbicara mengenai hubungan manusia dengan manusia. Baik secara sosial dan ekonomi.

Menurut Kuntowijoyo transformatif adalah perubahan bentuk. Jika dikomparasikan (digabungkan) dengan islam maka tercipta sebuah arti yaitu islam sebagai agama yang dapat merubah bentuk tatanan sosial dari kaum yang tertindas (jahilia) hingga menjadi kaum yang tercerahkan. Spirit perubahan akan selalu hadir dalam islam untuk menciptakan masyarakat yang berkesadaran secara spiritual maupun berkesadaran secara sosial (hubungan manusia dengan manusia). Didalam islam transformatif memiliki 2 (dua) peran yaitu : 1. Peran spiritual, dimana peran ini menjadi estafet awal terciptanya perubahan kehidupan masyarakat. peran spiritual yang memberikan suatu dinamika dalam kehidupan antara manusia dengan Tuhan (sang pencipta) sekaligus menjadi sebuah landasan dalam menciptakan dan membentuk suatu tatanan sosial yang sadar atas dirinya sebagai pemelihara alam dan kehidupan sosial masyarakat. Unsur-unsur yang terdapat dalam peran spiritual ini adalah melaksanakan shalat dan membaca al-Quran. 2. Peran humanitas, peran ini menjadi langkah selanjutnya dalam membentuk dinamika perubahan kehidupan antara manusia dengan manusia. Masing-masing peran tersebut nantinya akan menciptakan dan membentuk akuntabilitas (tanggung jawab) dan loyalitas (kesetiaan) terhadap harmonisasi keutuhan bermasyarakat.

Peran-peran tersebut dimiliki islam dalam menciptakan harmonisasi kehidupan bersosial dan sekaligus sebagai fondasi keutuhan dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari. Banyak sekali orang beranggapan bahwa islam sebagai suatu agama yang tidak menjaga harmonisasi kehidupan sosialnya. Harmonisasi kehidupan sosialnya dalam rangkaian yang belakangan ini terjadi. Banyaknya kekerasan yang terjadi menimbulkan anggapan-anggapan miring di tubuh umat islam maupun di eksternal umat islam. Anggapan suatu yang dekat dengan kekerasan dan tidak memetingkan toleransi dalam membangun kehidupan beragamanya menjadi hangat diperbincangkan sekarang ini. Mungkin saja anggapan itu terjadi sekarang ini. Karena jika melihat fenomena sekarang ini terjadi. Islam menjadi sorotan publik. Banyaknya media-media yang mentoroti aktifitas kehidupan beragama yang melakukan aksinya dengan sikap kekerasan. Tetapi tidak hanya kekerasan saja yang harus dilihat oleh kaum beragama lain dalam menyikapi sikap prilaku kaum beragama (islam). Ada banyak hal yang dapat dilihat banyak peran-peran yang ada pada kaum beragama (islam).

Islam sebagai agama struktur yang memiliki 2 (dua) hubungan dalam membangun kehidupan beragamanya. 1) hubungan vertikal antara manusia dengan tuhannya dan 2) hubungan horisontal antara manusia dengan manusia. Hubungan vertiakal, agama sebagai media bagi adanya penyerahan diri kepada Allah yang menciptakan seluruh makhluk hidup di semesta ini. Hubungan ini teraplikasi dalam aktifitas kehdiupan umat beragama yaitu dengan melakukan ibadah yang telah menjadi media bagi manusia sebagai umatnya untuk mendekatkan dirinya kepada sang pencipta (Allah). Aktifitas ibadah kehidupan umat beragama dengan melaksanakan kegiatan rutin dalam kesehariannya. Kegiatan itu adalah shalat dan membaca Al-Quran. Kalau hubungan horisontal, agama sebagai media bagi adanya aktifitas sosial antara manusia dengan manusia. Dalam prakteknya kehdiupan beragama menjalankan aktifitas sosialnya dan menciptakan harmonisasi kehidupannya dengan melaksanakan zakat dan puasa. Dimana zakat dan puasa membangun ekuilibrium (keseimbangan) dan loyalitas (kesetiaan) terhadap pembangunan humanitas gerakan antara manusia dengan manusia. Menurut kuntowojoyo, zakat adalah konsekuensi logis dari puasa yaitu setelah orang merasakan penderitaan lapar dan haus. Peran seseorang yang berzakat memberikan sedikit hasil jerih panyahnya kepada orang yang kekurangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Orang yang berzakat pula secara tidak langsung merasakan kehidupan orang yang kekurangan. Kegiatan ini yang menumbuhkan loyalitas umat beragama dalam menjalankan harmonisasi antara manusia dengan manusia. Dan sekaligus membagun gotong royong dalam menciptakan suasana kebersamaan dalam menjalankan aktifitas kehidupan beragamanya.

Selain itu, kaum beragama yang memiliki kebiasaan (traidis) pengaturan diri terhadap keberagamaannya. Pengaturan diri yang dimaksud adalah dengan adanya kebiasaan (tradisi) pengambilan hukum ijma (konsesus ulama), qiyas (analogi) yang selalu menjadikan Al-Quran dan sunnah sebagai rujukan sehingga perubahan yang terjadi memiliki kaitan dengan islam dan sekaligus memiliki kejelasan terhadap auntentiknya al-Quran (lihat : Kuntowijoyo : Muslim Tanpa Masjid) sebagai pedoman bagi umat beragama dan sebagai sumber dari segala sumber hukum bagi terciptanya harmonisasi umat beragama dalam menjalankan kehidupan beragamnya. Untuk itu islam bukanlah agama yang dekat dengan kekerasan tetapi agama yang memiliki tradisi untuk mengharmonisasikan kehidupannya sekaligus membangun tradisi transformasi sosial dalam hubungan beragamanya.

sejarah ilmu komunikasi

Pendahuluan

Pengetahuan bukan merupakan ilmu. Terdapat beberapa hal yang harus dipenuhi bagi suatu pengetahuan yang kredibel, atau memenuhi syarat-syarat ilmiah antara lain harus bersifat empiris, verivikatif, non-normatif, transmissible, general, dan explanotory. Di samping itu ilmu juga harus menekankan aspek ontologi, epistomologi, dan aksiologi. Ia harus bersifat ilmiah, sistematis, mempunyai metode, objek kajian, lokus, dan fokus tertentu Dalam kaitannya dengan pemahaman ilmu di atas, ilmu komunikasi sering mendapatkan keraguan dalam keberadaan dan keeksistensiannya sebagai ilmu di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini. Hal ini mungkin salah satunya disebabkan perkembangan historis komunikasi menjadi sebuah ilmu melalui tahapan dimensi waktu yang terlalu jauh (berdasarkan pemahaman catatan sejarah perkembangan ilmu komunikasi di daratan Amerika).

Perkembangan komunikasi sebagai ilmu selalu dikaitkan dengan aktifitas retorika yang terjadi di zaman Yunani kuno, sehingga menimbulkan pemahaman bagi pemikir-pemikir barat bahwa perkembangan komunikasi pada zaman itu mengalami masa kegelapan (dark ages) karena tidak berkembang di zaman Romawi kuno. Dan baru mulai dicatat perkembangannya pada masa ditemukannya mesin cetak oleh Guttenberg (1457). Sehingga masalah yang muncul adalah, rentang waktu antara perkembangan ilmu komunikasi yang awalnya dikenal retorika pada masa Yunani kuno, sampai pada pencatatan sejarah komunikasi pada masa pemikiran tokoh-tokoh pada abad 19, sangat jauh. Sehingga sejarah perkembangan ilmu komunikasi itu sendiri terputus kira-kira 1400 tahun. Padahal menurut catatan lain, sebenarnya aktifitas retorika yang dilakukan pada zaman Yunani kuno juga dilanjutkan perkembangan aktifitasnya pada zaman pertengahan (masa persebaran agama). Sehingga menimbulkan asumsi bahwa perkembangan komunikasi itu menjadi sebuah ilmu tidak pernah terputus, artinya tidak ada mata rantai sejarah yang hilang pada perkembangan komunikasi. Makalah ini ingin mengangkat zaman persebaran agama yang berlangsung antara rentang waktu tersebut (zaman pertengahan) menjadi bagian dari perkembangan ilmu komunikasi. Sehingga zaman pertengahan menjadi jembatan alur perkembangan komunikasi dari zaman yunani kuno ke zaman renaissance, modern, dan kontemporer.
Pembahasan

Telah disinggung di atas bahwa fenomena komunikasi berkembang dan tercatat kembali pada awal ditemukannya mesin cetak oleh Gutenberg (1457). Padahal, pada abad-abad sebelumnya, aktifitas komunikasi sudah berkembang cukup pesat yang berlangsung di zaman pertengahan (persebaran agama). Mungkin masa ketika diketemukannya mesin cetak itu sendiri terjadi di zaman renaissance, dimana pemikiran-pemikiran ilmuwan telah bebas dari dogma-dogma agama. Sehingga mereka tidak menyinggung masa persebaran agama sebagai bagian dari sejarah perkembangan komunikasi itu sendiri. Rentang waktu antara tahun 500 SM (masa-masa pemikiran retorika di Yunani kuno) sampai pada penemuan mesin cetak (1457 M) merupakan abad-abad dimana terdapat proses perkembangan komunikasi yang dalam hal ini berbentuk ajaran dan keyakinan suatau agama (yang tentu pula tidak dapat dipungkiri bahwa dalam aktifitas persebaran ajaran agama, retorika dan bentuk komunikasi lainnya cenderung berperan besar dalam mengubah keyakinan seseorang). Sehingga tidak menyalahi aturan kalau makalah ini mencoba mengangkat masa penyebaran agama dan ajaran-ajaran bijak yang berlangsung antara rentang waktu tersebut dijadikan sebagai bagian dari mata rantai sejarah yang hilang dari perkembangan ilmu komunikasi itu.

Hakikat dan Dimensi Identitas Nasional

Rangkuman Bab 4

Hakikat dan Dimensi Identitas Nasional


Identitas secara harfiah adalah ciri-ciri, tanda-tanda atau jati diri yang melekat pada sesuatu atau seseorang yang membedakanya dnegan yang lain.Identitas secara hakekat adalah manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan cirri khas sehingga membedakan dengan bangsa lain.Identitas nasional adalah sesuatu yang berubah dan terbuka untuk diberi makna baru agar tetap sesuai dengan tuntutan zaman.Akan tetapi jika identitas tersebut tidak dijaga dan dilestarikan, maka identitas global akan masuk dan mempengaruhi identitas itu sendiri

Adat istiadat,bahasa, dan letak geografis merupakan identitas kekhasan suatu bangsa secara normatif yang dijelaskan oleh beberapa dimensi secara umum.

Beberapa dimensi dalam identitas nasional antara lain :

1. Pola Perilaku : gambaran pola perilaku yang terwujud dalam kehidupan

sehari-hari.

Contoh ~ adat istiadat, budaya, dan kebiasaan

2. Lambang : sesuatu yang menggambarkan tujuan dan fungsi negara.

Contoh ~ bendera, lagu kebangsaan, bahasa.

3. Alat-alat Perlengkapan : sejuymlah perangkat atau alat-alat perlengkapan yang

digunakan untuk mencapai tujuan baik berupa bangunan,

peralatan, dan tekhnologi.

Contoh ~ bangunan (candi, gereja, masjid),peralatan (pakaian adat,

tekhnologi bercocok tanam), tekhnologi (kapal laut,

pesawat terbang)

4. Tujuan yang ingin dicapai : identitas yang bersumber dari tujuan yang bersifat

dinamis dan tidak tetap.

Contoh ~ budaya unggul, prestasi dalam bidang tertentu.

Unsur-unsur Pembentuk Identitas Nasional

Indonesia adalah adalah bangsa yang majemuk.Hal tersebut dapat dilihat dari sisi sejarah, kebudayaan, suku bangsa, agama, dan bahasa

1. Sejarah

Perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah adalah pembentuk ciri khas Indonesia yang menjadi unsur pembentuk identitas nasional Indonesia.

2. Kebudayaan

Aspek Kebudayaan pembentuk identitas nasional :

· Akal budi (sikap ramah tamah bangsa Indonesia)

· Peradaban (keberadaan dasar negara Pancasila)

· Pengetahuan (pembuatan kapal pinisi pada masa lalu)

3. Suku Bangsa

Kemajemukan alamiah bangsa Indonesia dengan melihat keberadaan lebih dari 300 kelompok suku, beragam bahasa, budaya dan keyakinan yang ada di nusantara.

4. Agama

Kemajemukan Agama yang ada di nusantara menjadi salah satu pembentuk identitas nasional.

5. Bahasa

Dengan bahasa Indonesia, dapat menjadi penghubung berbahasa dengan berbagai etnis yang mendiami kepulauan nusantara.

Pancasila: Nilai Bersama dalam Kehidupan Kebangsaan dan Kenegaraan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang hidup dengan kelenturan budayanya untuk mengadaptasi unsur-unsur luar yang dianggap baik dan dapat memperkaya nilai-nilai lokal dengan cara cerdas, kritis, dan bijaksana.Bersikap cerdas dan bijaksana adalah dengan cara tidak apriori (ber praanggapan sebelum mengetahui yang sebenarnya) terhadap segala kebaikan demokrasi barat tetapi juga tidak meniru secara membabi buta apa yang berkembang subur di barat.Karena bangsa barat memiliki kekhasan geografis tersendiri,namun tetap bekerjasama secara universal terkait dengan penegakan keadilan dan penciptaan dunia yang lebih aman dan manusiawi.Dengan konteks ini, sebagai produk kebudayaan bangsa Indonesia,Pancasila dijadikan titik tolak untuk mengukuhkan pandangan hidup bangsa Indonesia dan kelenturanya dengan perkembangan zaman.Pancasila lahir sebagai sumbu bertemunya beragam pandangan.Pancasila merupakan simbol persatuan dan kesatuan Indonesia dimana pertemuan nilai-nilai (shared values) dan pandangan ideologi (shared ideas) terpaut dalam titik pertemuan yang menjadi landasan utama (common platform) dalam kehidupan sebuah bangsa.

Sebagai wilayah yang terbuka bagi pertemuan beragam budaya dan aneka pandangan ideologi dunia, Indonesia merupakan kawasan subur bagi pertumbuhan beragam aliran pemikiran dan pergerakan nasional dengan basis ideologi yang beraneka ragam.Soekarno, pada tanggal 1 juni 1945 memperkenalkan konsep Pacasila dalam

sidang BPUPKI.Dengan didasari semangat mempersatukan Indonesia yang luas dan mejemuk serta menyerap pemikiran ideologi yang berkembang dalam Pancasila.Saat itulah Indonesia berhasil mrefleksikan kemajemukan secara damai dan beradab.Jika salah satu esensi demokrasi adalah konsensus, keberadaan Pancasila merupakan modal besar demokrasi bangsa Indonesia demokrasi bangsa Indonesia yang seyogianya terus dipertahankan dan dikembnagkan sejalan dengan dinamika dan tuntutan demokrasi.

Sebagai sebuah konsensus nasional, Pancasila merupakan sebuah pandangan hidup yang terbuka dan bersifat dinamis.Hal tersebut terkandung dalam muatan pancasila yang merupakan perpaduan antara nilai-nilai ke-indonesiaan yang majemuk dan universal.Keuniversalan Pancasila dapat dilihat pada semangat ketuhanan (sila pertama), Kemanusiaan (sila kedua), Keadilan Sosial (sila kelima) dan sekaligus ke-Indonesiaan (sial ketiga), gotong royong (sila keempat).

Pancasila sangat relevan dijadikan sebagai semangat perjuangan kemanusiaan bangsa Indonesia untuk menunjukkan sebagai bangsa yang mandiri dan mempunyai karakter kuat.Bersandar pada pandangan keadaban dengan tetap mempertahankan kesatuan sebagai sebuahkeluarga bangsa yang majemuk,muncullah sikap dan pandangan mempertentangkan demokrasi dengan Pancasila.Hal tersebut tidak lepas dari penyimpangan politik atas Pancasila pada kekuasaan sebelumnya : Orde Lama dan Orde Baru.Orde lama dilakukan dengan munculnya Dekrit Presidenyang menjadikan dirinya pusat kekuasaan dan sumber kekuasaan yang otoriter yang bertentangan dengan semngat kerakyatan dan dmokrasi yang diamanatkan Pancasila.Sedangkan Orde baru dengan memunculkan Pancasila dijadikan sebagai alat untuk membungkam suara kedaulatan rakyat dengan atas nama pembangunan nasional.Penyalahgunaan Pancasila yang dilakukan Orde Baru memunculkan sikap antipati atas Pancasila.Pancasila dianggap sebagai symbol ketidak adilan, pelanggaran HAM, dan penyelewengan kekuasaan.Setelah lengsernya Orde baru telah melahirkan sikap dan pandangan baru atas Pancasila.Tuntutan demokrasi dan dan penegakan HAM yang disuarakan oleh kalangan reformasi membuat pertentangan antara Pancasila dan Demokrasi.Demokrasi sesungguhnya identik dengan keadilan, persamaan, penghormatan terhadap HAM, dan taat hukum.Sedangkan alih-alih berpikir kritis masyarkat memahami demokrasi lebih sebagai legitimasi ( kesahan ) untuk kebebasan bertindak anarkis, main hakim sendiri, dan pemaksaan kehendak ats kelompok lain.

Reformasi yang seharusnya sebagai cara menuju kedewasaan menuju sebuah bangsa besar dan perubahan menuju tatanan nasional yang lebih baik (continuity and change),namun reformasi dipahami sebagai tindakan berlawanan dengan demokrasi dan nilai-nilai luhur Pancasila,seperti tindakan korupsi yang membabi buta.Sehingga muncul pernyataan apatis bahwa reformasi mati muda.Sebagai karya luhur anak bangsa,Pancasila seharusnya berposisi untuk panduan nilai dan pedoman bersama (common platform) untuk mewujudkan tujuan atau kesejahteraan bersama bangsa Indonesia,dan tidak dapat digantikan oleh pandangan sectarian yang mengancam keutuhan negeri pertiwi.

har·fi·ah a 1 (terjemahan atau arti) menurut huruf, kata demi kata

ha·ki·kat n 1 intisari atau dasar: dia yg menanamkan -- ajaran Islam di hatiku; 2 kenyataan yg sebenarnya (sesungguhnya

ma·je·muk a 1 terdiri atas beberapa bagian yg merupakan kesatuan

mo·de·rat a 1 selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yg ekstrem

mo·no·li·tik a mempunyai sifat atau menyerupai monolit

ma·da·ni a 1 berhubungan dng hak-hak sipil; 2 berhubungan dng perkotaan; 3 menjunjung tinggi nilai, norma, hukum yg ditopang oleh penguasaan iman, ilmu, dan teknologi yg berperadaban

ap·ri·o·ri a berpraanggapan sebelum mengetahui (melihat, menyelidiki, dsb) keadaan yg sebenarnya

uni·ver·sal 1 a umum (berlaku untuk semua orang atau untuk seluruh dunia); bersifat (melingkupi) seluruh dunia

nor·ma n 1 aturan atau ketentuan yg mengikat warga kelompok dl masyarakat, dipakai sbg panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yg sesuai dan berterima

de·mo·kra·si /dĂ©mokrasi/ n Pol 1 (bentuk atau sistem) pemerintahan yg seluruh rakyatnya turut serta memerintah dng perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat

apa·tis a acuh tidak acuh; tidak peduli; masa bodoh

Kamis, 02 Juli 2009

Hilangkan Demam Panggung!!!!!!!!!

Pasti diantara kalian ada yang pernah mengalami demam panggung.Saat masa kecil di kala perkenalan awal masuk sekolah pasti diantara kalian mengalami demam panggung.Keringat mengucur deras,jantung berdegum-degum kayak ada yang lagi perang nuklir.Bibir terasa bergetar dan berjuta masalah lain yang muncul.Tenang saja tidak hanya kamu kok yang ngalami namanya demam panggung.Artis sekelas st12 pasti juga pernah ngalami yang namanya demam panggung.Tapi ingat semua kalau ada kemauan pasti bisa dihadapi kok.
Pertama percayalah pada diri kamu bahwa kamu bisa,mantapkan diri kamu bahwa kamu seorang populer dan buat diri kamu senyaman mungkin dengan keadaan yang ada.
Kedua dan terakhir gak usah banyak-banyak ngasih tips yang penting sukses kan tujuanya.Tapi nih agak kejam.Kamu anggap aja yang ada dihadapanmu monyet atau apalah yang penting loe bisa nyaman.gw yakin loe sukses.Buat diri kamu nyaman dan dapatkan sesuatu yang kamu impikan.Dan selalu berikan senyum.....Oce...Segitu aja deh,,gue yakin loe bakal sukses,anggep aja mereka monyet...

Selasa, 23 Juni 2009

Cerpen>>>>>>>.........<<<<<,Bilang aja kalo Suka<<<



Birunya langit tampak begitu jelas sejauh mata memandang.Biru dengan campuran warna putih sungguh paduan yang sangat serasi.Mataku yang semakin tajam melihat ke pelosok jalan.Mencoba mencari sesosok makhluk yang mengundangku untuk bertempur di tempat ini.Dialah Roy anak kelas tiga yang berbadan besar dengan kumis tipis.Dibelakangnya selalu diikuti segerombolan pengikutnya yang setia.Gerombolan mereka terkenal begitu sadis di SMU Panjaitan.Apabila ada yang mencoba menentang dia kan mendapatkan sebuah peringatan dan teror baik lewat sms, surat kaleng, bahkan loker sekolah.Siswa yang sebelumnya mendapat peringatan dari gerombolan itu pasti akan kacau dibuatnya.Banyak dari anak yangmendapat peringatan dari mereka memutuskan keluar dari sekolah kandang serigala itu.
"Woey keluar loe roy.Memang gue takut dengan kambing kepala batu kayak loe.Tunjukin tampang loe yang seperti hantu tuh"
"Hai nona,jaga omongan loe.Kalo mau gue cium sini gak usah pake marah-marah gitu"
Tiba-tiba dari gang kecil di pojok jalan itu muncullah roy beserta kawananya.Tampang mereka yang culas dan seperti berandalan sungguh sangat jelas terlihat.
"cihhh....Heh kambing kepala batu,gue kesini bukan mau kasih hormat ma loe kayak yang lain.Gue mau hajar loe,karena loe sok berkuasa.Gue tau loe anak orang gede.Tapi ingat bukan berarti lo anak orang tajir loe bisa sembarangan ama semua orang."
"Hei nona,Wanita kayak loe emang bisa apa?Pergi ke dapur aja gak usah banyak ngomong"
"Ayo kita pergi"
Gerombolan roy berbalik dan pergi untuk masuk ke gang sempit yang ada di jalan itu.Memang disanalah mereka bisanya ngumpul.Jalan gang itu kecil tapi gang itu menghubungkan jalan ke tempat persembunyian rahasia mereka.Menuju ruang bawah tanah yang bangun di bawah apartemen mewah milik ayah roy.
Aku semakin panas melihat tingkah roy yang melecehkan ku.Segera aku bergerak menuju roy dan menghampirinya.
"Tunggu!!"
Roy berbalik dan tanpa banyak bicara aku melesatkan tinju yang aku pelajari dalam Pencak silat.Beberapa tinju mengenai tepat di wajah roy.Dan beberapa lainya tepat mengenai perutnya.Aku melihat dia kesakitan merasakan pukulanku yang bukan main kerasnya.
"Hei kambing kepala batu,gak usah semena-mena loe.Mumpung loe masih hidup mestinya loe bersyukur dengan pa ada.Gak usah manfaatin kekayaan babe lo buat diri loe,Ini anggap aja peringatan dari gue.Kalo loe mau cari gue datang aja di kelas XI IA 1."
Akupun langsung pergi tanpa melihat kebelakang lagi.Sebenernya gue takut juga ngelakuin hal yang super nekat tadi.Gue juga gak yakin kalo diri gue bisa ngelakuin hal kayak gitu.Dengan kecepatan yang super maraton,aku berjalan pulang denga harap-harap cemas.Coba aja gimana kalo tiba-tiba salah satu gerombolan si roy gak terima terus ngikutin gue kan gak lucu tuh.Aku terus berjalan pulang dan berharap tak akan terjadi apa-apa.

Dalam kamar aku terus merenung kejadian tadi siang.Apa yang akan aku dapatkan besok.Mata melihat langit-langit kamar dan memejamkanmata untuk mengurangi ketakutan yang ada.
**********************************************************************************

Cahaya mentari menerobos jendela kamar.Membentuk untaian sinar penuh dengan warna karena terpantul dengan tembok kamar yang penuh dengan warna.Akupun terbangun dan beranjak mencari jam beker yang gak bunyi-bunyi.Kuraih jam dan ku coba melihat jarum jam merangkak dan berjalan.
"Ohhhhh...Emaaakkkkkkkkkk.GUe telat lagi'
Dengan kecepatan super aku mencoba menyelesaikan semuanya.
"IPA,Ekonomi,Matematika,KImia...Udah semua"
AKu segera berlari menuju pintu dan berharap ada yang bisa buat nebeng ke sekolah.Karena apes banget gue langsung aja berangkat sekolah dengan berlari.Udah persis kayak ngeliat setan dah gue larinya.
"Ohhhhhh....AKhirnya sampai juga"
Oh nooooo pintu gerbang udah di mau di tutupin ama om satpam .Aku menggunakan kekuatan terakhir yang tersisa untuk melampaui pintu gerbang om satpam yang ada.
"Ayoo gue pasti bisa........"
Lariku semakin ku percepat.Dan pintu gerbang udah gue lalui.Gue udah kayak nyampe finish pada lomba lari.
"Eh neng berheennnnnnnnnttttiiiiiii"
OM satpam teriak sekeras-kerasnya hingga semua orang yang ada melihat ke arahku.Saking kagetnya mendengar suara om satpam yang menggelegar aku langsung berhenti.Aku tak berani sekalipun menoleh kebelakang.Gimana kagak om satpam bener-bener sangar.Kumis lebat banget kayak perampok bank aja.
"Heh neng nerobos aja.Kamu tahu tidak sekarang jam berapa?"
Sambil bingung kulihat jam di dinding sekolah yang besar banget.
"Ehmmmm,,,,tuh baru jam setengah depalan aja"
"Eh ..neng gak usah ngajak bergurau.Dasar bocah nduablek.Sono kamu menuju lapangan temui para teman kamu yang hobby telat"
Aku semakin mencoba memutar otak untuk mencari kesempatan untuk lolos dari om satpam.Aku mencoba pingsan di depan om satpam.
"Heh neng bangun.Gak usah nyoba ngibulan saya.Lihat noh teman kamu udah banyak kok yang nyoba kayak kamu.Berdiri kamu atau saya tambahkan hukuman kamu.Saya udah gak mempan lagi dengan metode kayak pingsan gitu.Lebih kreatif lagi donk"
Aduh ketahuan mati gue.GUe harus gimana lagi.
"Iya..ya udah gue nyerah dah.."
Dengan kaki sangat berat aku menuju lapangan yang sudah banyak orang kulihat disana.Aku berdiri mematung sambil menyesali nasib yang buruk amat.
"Hei nona kamu ke hukum juga yah"
"Iyah"
Tanpa menoleh aku menjawab pertanyaan yang keluar dari sampingku.
"Ohhh"Wajahku berubah seketika.Antara kaget dan bingung.Itu kayak suara..
"Royy"
SEgera aku menoleh ke sampingku.Dan seperti yang ada dalam fikiranku.Yang ada di sampingku adalah makhluk yang kemarin siang aku pukulin.Dia nyengir ketika ku melihatnya.
"Haiiiiii" Sambil tersenyum dia menyapaku.
"Heee..heee" Aku tersenyum kecut melihat dia tersenyum begitu aneh kepadaku.
Dari pinggir lapangan kulihat omm satpam datang ke arah kami.DEngan wajahnya yang amat sangat sangar pasti orang yangmelihatnya sangat ngeri melihatnya.
"He...Kalian semua,kalian mengerti apa kesalahan kalian"
"Iya pak"
"Jawabbbbbb jangan diam saja,Yang keeeeraaassss"
"Iyaaaaaa PAAAaaaaakkkk"
"Sekarabg kalian berdiri di tempat ini hingga jam pelajaran berikutnya.Hadap bendera merah putih sambil hormat,Mulai dari sekarang cepeeeettttttt"

BERSAMBUNGGGGGGGGG....................
Udah capek besok lagi di sambung ceritanya


Sabtu, 20 Juni 2009

Pengalaman Menulisku

Impian.Pasti kalian semua mempunyai impian yang besar tentang sesuatu.Begitu juga denganku,aku mempunyai berbagai harapan dan cita-cita.Salah satu impianku adalah menerbitkan sebuah Buku Novel.Pertama aku menganggap membuat sebuah novel pasti mudah.Tapi ternyata membuat satu part saja susah banget.Gimana kagak membuat satu kalimat aja mikirnya susah banget padahal jika dalam waktu terdesak aku dapat membuat cerita hanya dalam waktu beberapa jam.Dengan gaya penceritaan dengan bahasa puisi ditambah dengan gaya modern ternyata disukai oleh teman-teman.Mereka sangat senang membaca tulisan-tulisanku yang ku pajang satu minggu sekali di dalam kelas saat itu.Meskipun tanpa permintaan guru ataupun dari teman-teman,aku tetap menulis dengan senang.Entah tanggapan meraka A atau Z itu lumrah.Aku akan mengambil nilai positifnya saja.Dari hari ke hari,minggu ke minggu aku terus menulis.Tentang sekolah, cerita, dan berbagai hal lainya.
Pada hari itu aku menulis tentang sekolahku.Aku melakuakn kritikan kepada kepala sekolah dan yayasan sekolahku.Nama yayasan dan sekolah telah aku samarkan dan berbagai kritik aku tunjukan.Dengan bahasa bak penyair aku menulis semua yang ada dan menceritakanya menjadi berupa cerpen yang menarik.Tapi pada akhirnya beberapa hari aku tempel tulisan itu telah terbaca oleh salah satu guru yang ada.Dengan reflek guru tersebut mengambl dan membawanya ke kantor untuk ditunjukan pada kepala sekolah.Aku yang tak menyangka hal tersebuat sangat kaget bukan main.Tapi dalam aku menulis aku memberikan nama tulisku "GEGE".Jadi tak satupun guru tau sipa penulisnya kecuali teman-teman satu kelas yang paham betul siapa gege itu.
Saat guru datang kedalam kelas dan bertanya tentang nama gege,teman sekelas kompak menjawab tidak tau.Ya Tuhan aku tak menyangka teman-temanku begitu memperhatikan hal seperi ini.Ilov u My Friends.

Beberapa bulan kemudian apa yang aku tulis ternyata dikabulkan oleh yayasan.Teman-teman begitu senang atas itu semua.Kami berharap adik2 di bawah kami mau mengucapkan aspirasi tentang berbagai hal....

Mulai saat itulah aku merasa aku bisa menulis dan mampu untuk menulis.
Pada malam minggu aku mulai nelangkah berjalan keluar untuk mengetahui berbagai hal.Hingga di otakku muncul kata SAHABAT.Aku mencoba mencari tau tentang kata itu.Salah satunya dengan melakukan riset kepada para remaja yang mengaku memiliki seorang sahabat.Dengan modal buku dan bulpoint aku mencoba menulis dan bertanya kepada mereka....Dengan hasil yang ada aku menulis sms ke sebuah radio,sebenarnya iseng hanya untuk request dan menceritakan pengalamanku.Tapi aku tak menyangka radio tersebuat memberikan sebuah tawaran padaku untuk ikut siaran menceritakan pengalamanku.
Pukul 3 sore aku mulai siaran.Tanpa ada persiapan apapun aku datang ke radio tersebut.Aku begitu tak menyangka ternyata aku kena demam panggung yang akut pertama masuk tempat itu.Apa yang ada dalam ingatanku buyar seketika.Aku bingung bukan main.Kata-kata yang aneh keluar dari mulutku.Tapi untunglah waktu yang terus berjalan dan keadaan yang bersahabat membuatku tenang.Dan aku dapat mengasai diriku kembali....

Begitu panjang perjalananku untuk menulis sesuatu.Sampai sekarangpun aku masih mencoba menyelesaikan bukuku.Tapi masih sulit bgt.Aku minta doa kalian semua semoga salah satu impianku dapat terwujud....Kalian adalah semangatku untuk menulis.

Jumat, 19 Juni 2009

Arti seorang sahabat

Apa arti sahabat bagi kamu?Apakah kamu punya seorang sahabat?Apakah kamu adalah seorang sahabat yang baik?......
Menurut hasil survei yang saya lakukan kepada beberapa remaja.Kebanyakan arti sahabat adalah teman berbagi,dikala sedih dan senang dapat saling mengerti.Itulah kata-kata yang banyak terucap dari mereka.Sahabat adalah tempat untuk berbagi segala masalah,benarkah seorang sahabat harus terus membantu kamu dalam berbagai masalah yang ada.Jawabanya adalah tidak.Seorang sahabat kamu juga adalah seorang manusia biasa yang punya hati dan segudang permasalahan.Permasalahan yang dihadapinya juga tak kalah banyak dengan kamu.JIka kamu terus memberinya dengan masalah kamu terkadang dia juga merasa jenuh.Ingat manusia itu juga punya rasa jenuh.Biarkan dia menyelesaikan masalahnya sendiri.Jangan biarkan dia terus bergantung dengan kamu.Bagaimanapun juga dia dalam proses pendewasaan diri.Berbagai masalah yang muncul akan membuatnya semakin dewasa dan mampu menjalani hidupnya kelak dengan mandiri.Dia tidak akan terus bergantung dengan kamu.Kamu cukup memberikan masukan dan motivasi saja sehingga dia dapat maju dan mampu hadapi berbagai masalah.Kamu jangan ikut menyelesaikan masalahnya karena hal itu akan terus membuat sahabat kamu tak akan pernah menjadi sosok yang mandiri.Biarkan dia berkembang dan menjadi lebih baik karena masalah yang dihadapinya.

Bagaimana cara kamu mendapatkan sahabat kamu.Terkadang orang mengklaim seseorang dengan sebuatan "Sahabat" jika dia orang yang baik dan telah memberinya sesuatu,atau mungkin karena dia murid terpopuler dan terkenal di kampus atau sekolah ( karena ketampanan/kecantikanya,kekayaanya atau berbagai hal lain ).ITu bukanlah sahabat itu hanyalah pemanfaatan semata.Jadi jika seseorang menjadikan kamu sahabat hanya karena aspek yangada di atas itu bukanlah sahabat sejati tapi ingat PEMANFAATAN.
SEorang sahabat akan muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba.Dia akan datang dikala kamu tak mengira kedatanganya.Dia tak dapat dilukiskan hanya denga ntempat berbagi atau tong permasalahan kamu.Dia tak pernah bisa di artikan.Dialah seorang sahabat kamu.Yang membuat kamu akan menjadi lebih baik bukan menjadi lebih buruk..Sahabat kamu tak akan menbuat kamu menjadi buruk.Jika dia membuat kamu buruk dia bukan sahabat kamu.......

LIHAT SAHABAT KAMU APAKAH DIA ADALAH SAHABAT YANG BAIK

google

Pengikut